Event
Festival Musik Tradisi Indonesia (FTMI) Sumatera Barat 2025 Tema "Pitunang Etnogroove"
Lapangan Atas Ngarai Bukittinggi
MINANG GEOPARK RUN 2025
BUKITTINGGIKelompok Sadar Wisata
Ekonomi Kreatif
Kuliner
Berita Terkini
RAPAT FINAL MINANG GEOPARK 2025
Rapat final Minang Geopark Run 2025 menegaskan kesiapan penuh penyelenggaraan lomba lari dengan tiga kategori rute: 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer. Setiap rute dirancang bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana promosi dan edukasi tentang Keajaiban Geopark Ngarai Sianok-Maninjau yang sudah berstatus Taman Bumi Nasional dan UNESCO Global Geopark.Keindahan alam Ngarai Sianok dengan tebing-tebing curam dan hijaunya pepohonan memberikan latar belakang yang spektakuler sepanjang rute lari.
Kota Bukittinggi dengan ikon Jam Gadang yang megah menjadi titik start dan finish yang ikonik, sekaligus pusat bagi berbagai kegiatan pendukung lomba seperti pertunjukan kesenian tradisional dan hiburan lokal. Para peserta diproyeksikan tidak hanya merasakan kepuasan berlari, tetapi juga terinspirasi untuk lebih mencintai dan menjaga warisan alam dan budaya Bukittinggi serta Geopark Ngarai Sianok.Tak kalah penting, panitia bersama Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi memastikan segala sarana pendukung, keamanan, dan fasilitas pendukung pelari sudah optimal untuk menjamin kelancaran serta kenyamanan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 30 November 2025 ini. Target peserta mencapai ribuan dari berbagai daerah bahkan internasional, menjadikan Minang Geopark Run 2025 sebuah ajang bergengsi yang mendukung pengembangan sport tourism dan ekonomi kreatif.
Sosialisasi Rancangan Peraturan Presiden Tentang Rencana Induk Tahun 2026-2045 Oleh Kementrian Ekonomi Kreatif
Sosialisasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045 menjadi momentum penting bagi Kota Bukittinggi untuk memperkuat arah pembangunan sektor kreatifnya. Melalui sosialisasi ini, pelaku UMKM, komunitas seni, industri kuliner, fesyen, dan pariwisata mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang peluang pengembangan yang selaras dengan kebijakan nasional. Bukittinggi dapat memanfaatkan visi jangka panjang tersebut untuk meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas pasar, serta mendorong kolaborasi lintas sektor. Dengan adanya Rencana Induk ini, pemerintah daerah memiliki pedoman strategis untuk menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan, sehingga Bukittinggi semakin maju sebagai kota wisata budaya dan pusat ekonomi kreatif di Sumatra Barat.
Kunjungan Tim Valisdasi Lapangan Kota Sehat Kota Tingkat Nasional 2025
Kunjungan Tim Validasi Lapangan Kota Sehat Tingkat Nasional 2025 ke Objek Wisata Kota Bukittinggi
Bukittinggi – Rabu, 17 September 2025, Tim Validasi Lapangan Kota Sehat Tingkat Nasional meninjau objek wisata yang dikelola di bawah naungan Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi yaitu Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) dan Taman Panorama Lobang Jepang (TPLJ).
Penilaian difokuskan pada aspek pelayanan dan penunjang kesehatan di lokasi wisata.
Dalam kunjungannya ke Destinasi Wisata TMSBK dan TPLJ,Tim menyoroti beberapa hal, antara lain ketersediaan rambu pelayanan seperti larangan merokok, smoking area, pos kesehatan dan keamanan, serta layanan darurat jika terjadi kecelakaan.
Tim Validasi Lapangan Kota Sehat telah melihat adanya semua kelengkapan pelayanan yang menjadi standar kesehatan yaitu tersedianya rambu-rambu pelayanan, fasilitas toilet, tempat sampah organik dan an organik yang terpilah, kawasan dilarang merokok, kawasan yang bersih dimana tidak ditemukannya sampah yang berserakan di kedua lokasi wisata serta tersedianya pos kesehatan yang melayani darurat kecelakaan dan terdapatnya beberapa pos keamanan yang tersebar di beberapa titik lokasi di area kedua destinasi wisata tersebut
Secara keseluruhan Tim menilai Destinadi Wisata TMSBK dan TPLJ telah menerapkan standar kesehatan yang memadai.



